Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Friday, November 6, 2009

Sebuah doa di hari ulangtahunku

37 tahun lalu hari ini...di RS Hermina- Jatinegara kira2 pada saat subuh...aku pertama kali melihat dunia..
melihat kedua orangtuaku yang biasanya hanya kudengar suaranya dari dalam perut mamaku.

Sebagai anak pertama, ponakan, cucu pertama, buyut pertama,canggah pertama...lumayan ramai hidupku dengan segala bentuk kasih sayang.

TK,SD,SMP,SMA, kuliah dan bekerja..kulalui dengan segala suka duka..belajar tentang segala pelajaran hidup yang menguatkan aku

Tak luput juga dari pengalaman cinta anak2, cinta remaja sampai akhirnya kutemukan cinta dan hidupku

Tuhan, Allah Bapa...
Belum maksimal aku menjalankan tugasku sebagai istri, ibu, anak, kakak/adik dan teman/sahabat...tapi dengan segala karunia rahmat dan cintaMU, KAU berikan aku anugerah dengan bertambahnya usiaku.
Jadikan aku lebih baik bagi semua orang di sekelilingku...
terlebih bagi orang2 yang mencintaiku dan aku cintai serta orang2 yang membutuhkan pertolonganku.

Terimakasih, Tuhan, karena aku selalu dikelilingi oleh orang2 yang mencintaiku, menerimaku apa adanya dan memberikan dukungan di setiap saat.

Semoga mereka selalu KAU berkati dan dalam lindunganMU..karena tanpa mereka, aku bukanlah apa2...

@Mom-Dad thankyou for bringing me into this world
@Ayank: terimakasih krn telah mengenalkan cinta yang terindah
@Farrel: terimakasih karena sudah membuat mama menjadi lebih baik dan lebih lengkap
@Mhengk, Noi,Danny: thanx for the love
@semua kakak/adik/saudara2ku: terimakasih untuk cinta kalian
@to all my dear and beloved friends: thanx to each and averyone of you..for letting me be a friend and coz you guys have made me understand the meaning of friendship...

I LOVE EACH and EVERYONE OF YOU....

-06112009-
*taken from my FB Notes*

Monday, November 2, 2009

Apakah aku seorang pendendam atau pengingat?

Apakah aku seorang pendendam atau pengingat??

(Saat ini ada 2 nama yang selalu menjadi pemicu amarahku, emosiku dan semua kenangan buruk yang berkaitan dg 2 org itu..)

Goresan pena telah terjadi
Tertoreh pula hati dan ingatanku
Tak layak kuingat sebenarnya, tapi apa daya ku belum mampu
Belum mampu menghapus dan membersihkan lembar hidupku dari 2 nama orang yang tidak penting dalam hidupku

Tidak penting?
Tapi kenapa setiap membaca namanya,
Luka dan sayatan yang sudah mulai mengring
Kembali sakit? Kembali perih menyelimuti diri?

Ingin sekali waktu membantuku,
Seperti kata kebanyakan orang "Time will heal"
4 bulan sudah mencoba melupakan dan menghapus nama itu dari hati dan kehidupanku,
Namun belum kuasa jua

"Sampai kapan aku akan terus merasakan luka dan sayat ini?" Tanyaku pada diri
Sayangnya, jawaban belum bisa kuberikan

Apakah ini membuat aku jadi seorang pendendam? Atau pengingat?
Kalau bisa memlih...
Hanya kebaikan, kebajikan dan kenangan indah yang ingin kuingat selalu...



021109

Monday, June 8, 2009

Buah hatiku, hidupku

12 tahun hari ini...
Aku diberikan anugerah terindah dalam hidupku..
Titipan surgawi yang dipercayakan padaku
Permata hidupku,
Cahaya hidupku

Tak kupungkiri, adanya rasa lelah dan emosi
Semuanya akan hilang setiap kali kumelihat senyummu menerangi wajahmu bahkan serasa ruangan menjadi penuh dengan sinar

Semua lelah berubah menjadi energi setiap kali mendengar ucapmu 'I love you' padaku

Tuhan,Kau telah titipkan seorang malaikat padaku,
Dan sampau di penghujung nafasku,
Hidupku hanyalah untuknya
Akan kuberikan yang terbaik untuk hidup buah hatiku

Ijinkan aku untuk selalu mendampinginya dalam suka terlebih duka...
Karena buah hatiku adalah hidupku

~Happy Birthday,buah hatiku~
0806

Thursday, March 12, 2009

Hanya Sebuah Renungan untuk Mengingatkan Diri

Setiap individu akan memiliki gambaran pasangan ideal yang diinginkan untuk menemani sepanjang hidupnya, namun qta sering lupa, sering tidak menyadari & tidak mau tau, …bahwa gambaran IDEAL kita sebagai manusia tidaklah sama dengan IDEAL menurut gambaran Sang Pencipta bagi diri kita…

Bebahagialah pasangan yang menikahi pasangan sesuai gambaran idealnya…tapi aq yakin mayoritas dari qta semua menikah/berhubungan dengan seseorang yang awalnya bukan dalam kategori ideal qta…tapi pada akhirnya mereka MELENGKAPI qta sebagai pribadi.

So, in my humble opinion, pasangan IDEALnya Sang Pencipta bagi kita adalah seseorang yang akan melengkapi kita secara utuh sebagai manusia, sebagai pribadi. Mengapa Tuhan tidak memberikan IDEAL menurut gambaran kita, karena, again in my humble opinion, qta tidak akan bisa belajar untuk menjadi lebih baik dan saling melengkapi...while in a relationship yang kokoh yang d perlukan adalah kesedian masing2 pribadi utk belajar menjadi lebih baik & saling melengkapi.

Adakalanya qta tetap terpaku pada gambaran ideal qta masing2 sehingga tanpa disadari qta akan menuntut pasangan qta untuk mendekati gambaran itu dan justru tuntutan qta itu yang akan membuat pasangan qta merasa tidak d hargai, tdk dterima apa adanya dan selalu terlihat salah…that hurts.
Adakalanya juga, dengan mengejar gambaran idealis qta, qta lupa pada apa yang sudah qta miliki…dan malah menghancurkannya…

Jangan mudah mengatakan tidak cocok, jangan mudah mengatakan dia tidak mau mengerti aku, jangan mudah mengatakan it’s not going to work out, jangan mudah tertutup mata & hati hanya untuk mengejar & mendapatkan gambaran ideal pasangan qta..karena semakin qta kejar, semakin kita hancurkan apa yang sudah diberikan olehNYA untuk kita.

Appreciate your partner/spouse, as he/she is the right person that completes you..


PS: if you don't agree with me, it's okay...this is just a reminder... God Bless.

050309

*Taken from My Notes @ FB*